REPUBLIK DINASTI
Rasa cemas meremas darah
Dalam lika liku ruang terluka
Tersimpan rindu yang membuncah
Rengekan suara bernyawa merdeka

Tuan jangan ulang masa silam
Masa di mana suara-suara terbungkam
Hanya aliran noda bisu merengek pilu
Tergambar jelas dalam sejarah haru
Mungkinkah ruang waktu akan berputar
Menelusuri ribuan kilo arah gemetar
Sebab kini kami di persimpangan
Antara demokrasi dan kerajaan.
SATSET SENJA PAGI
Tiga jariku kini gemetar
Entah tanda khawatir menjalar
Tidak… kami masih menunggu asa
Di mana cerita indah dari gubuknya
