Biarkan singa sudah berpaling
Pohon beringin menusuk daging
Sebab kami hewan banteng
Tidak mudah lengah ketika bertanding
Haha suara gaib terdengar nyaring
Melengkapi jam dinding kian berdering
Arena pertandingan sudah di buka
Merah arena merasuk jiwa raga.

JIMAT BERDASI
Kini tuan sudah kuasa
Langkah kakinya menjadi samudra
Bajunya berubah emas permata
Rakyat jelata makin takut melihatnya
Barangkali burung pun di buat tunduk
Sebab angin dan pistol pun dibekuk
kicaunya pun lugu sejenak berhenti
Terpana melihat pesona Pertiwi
Perkebunan ranting pilu
Menunggu rintih hujan dari dulu
Kini semua hanya pasrah
Berkelana meski tanpa arah
Hanya menunggu runtuhnya tembok gagah.
