AKU DAN AMIN
Kalender terus semakin bergelora
Di antara ranting harapan mereguk cita
Semua otak penuh penasaran
Dengan rangkaian kata indah menawan

Sementara itu di lorong Nusantara
Dua sosok berkacamata mencium aroma
Aroma wangi dari ranting daun hijau
Tubuhnya berwarna indah bernadi kuning biru
Membuat semua yang melihat terpana
AMIN Saja Dulu
Begitulah kata²nya, kata-kata mengandung doa
Melepas harapan yang sempat tersendat kuasa
Dinasti raja yang sekarang mempunyai tahta
Seakan enggan menginjak tanah raya
Gersang lagu Indonesia raya.
Pamekasan,2024.
