Risalah, Kitab KH Hasyim Asy’ari yang Abadi

فصل فى ذكر امارات اقتراب الساعة وهي كثيرة منها عدم المساعد والمعاون على الدين وهو قوله صلى الله عليه وسام يأتي على الناس زمان الصابر على دينه كالقابض على الجمر رواه الترمذي عن أنس بن مالك رضي الله عنه

Tanda berikutnya tentang banyaknya ahli ibadah yang bodoh dan ahli baca Al-Quran yang fasik, saling berbangga dalam urusan masjid, terputusnya silaturrahim, bertambah besarnya hilal, wafatnya para orang saleh satu per satu, tidak adanya orang yang zuhud dan wara, anak menjadi pemicu kemarahan, pemimpin yang munafik dan fasik, penuh perhiasan tapi hatii kosong, mihrab-mihrab di hiasi dengan ornamen-ornamen yang indah sedangkan hati hampa, dan masih banyak lagi (hal 25-35).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Selain tanda-tanda akan datangnya hari kiamat, Kiai Hasyim Asy’ari juga menjelaskan panjang lebar tentang pendengaran dan perkataan orang-orang yang sudah meninggal dunia. Pengetahuan si jenazah tentang orang yang memandikannya, memikulnya, mengafaninya, dan meletakkannya di dalam kubur. Dan juga tentang pengetahuan, kehidupan, dan kembalinya ruh kepada jasad.

Dalam hal ini, Imam Bukhari RA meriwayatkan dalam kitab hadis Shahih-nya dari Anas Ibn Malik RA bahwa Nabi Saw bersabda, yang artinya “Seorang hamba, ketika diletakkan di dalam kubur, lalu orang yang-oran yang mengiringi jenazahnya berpaling dan pergi meninggalkannya, maka dia bisa mendengarkan suara langkah kaki mereka; kemudian datanglah dua malaikat kepadanya, dan bertanya; Apa pendapatmu tentang laki-laki ini, yaitu Nabi Muhammad SAW? Si hamba menjawab, ‘Saya bersaksi bahwa laki-laki itu adalah hamba Allah dan Rasulullah. Maka dikatakana kepadanya, ‘Lihatlah tempatmu (semula) di neraka, lalu Allah menggantinya dengan tempat di surga. Nabi SAW bersabda; Kemudia si hamba dapat melihat tempatnya di surga maupun di neraka. Adapun orang kafir atau munafik, maka ketika diberi pertanyaan serupa, dia akan menjawab ‘Saya tidak tahu. Saya berpendapat sebagaimana pendapat manusia yang lain. Maka dikatakan kepadanya; engkau tidak mengetahui dan engkau tidak mau tahu tentang dia (Nabi Muhammad SAW). Lalu ditancapkanlah paku besi di antara kedua telinga orang kafir atau munafik tersebut, sehingga dia berteriak yang teriakannya bisa di dengarkan oleh makhluk-makhluk di sekitarnya kecuali jin dan manusia.

فصل فى ذكر حديث الموتى فى السماع والكلام ومعرفته بمن يغسله ومن يحمله ومن يكفنه ومن يدليه فى قبره والإدراك والحياة وعود الروح الى الجسد اما السماع والكلام فقد روي البخاري فى صحيحه عن أنس بن مالك رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : العبد اذا وضع فى قبره وتولى وذهب عنه اصحابه حتى انه يسمع قرع نعالهم اتاه ملكان فيقولان له : ما كنت تقول فى هذا الرجل محمد ؟ فيقول أشهد انه عبد الله ورسوله فيقال انظر الى مقعدك من النار ابدلك الله به مقعدا من الجنة فال النبي صلى الله عليه وسلم فرآهما جميعا واما الكافر او المنافق فيقول لا ادري كنت أقول ما يقول الناس فيقال لا دريت ولا تليت ثم يضرب بمطرقة من حديد بين أذنيه فيصبح صيحة يسمعها من يليه إلا الثقلين

Data kitab     

Tinggalkan Balasan