Salman yang Melamar, Darda yang Menikah

Wahai Kakang Santri, apabila kelak sampean melamar seorang gadis dan lamaran sampean tidak diterima, saran saya janganlah berkecil hati, karena—sebagai manusia kita tak pernah tahu—bisa jadi Gusti Allah Ta’ala—Dzat Yang Maha Bijaksana—telah mempersiapkan jodoh yang terbaik buat sampean—hanya saja, belum saatnya dipertemukan dengan sampean. Atau apabila kelak sampean menyuruh seorang teman melamarkan seorang gadis untuk sampean, akan tetapi ia malah menerima teman sampean tersebut sebagai calon suaminya, lagi-lagi saran saya—dengan alasan sama—, jangan berkecil hati. Karena jangankan sampean, bahkan shohabat Salman al-Farisi pun pernah mengalami kejadian seperti itu. Dan ia menerimanya dengan lapang dada. Sekarang, hayo ngaku, sampean penasaran bagaimana ceritanya? Baiklah, simak dengan saksama ya…

Diceritakan bahwa pada suatu saat Salman al-Farisi jatuh hati pada seorang gadis dari Bani Laits. Suatu hari, ia rerasan dengan saudaranya—yang dipersaudarakan oleh Kanjeng Nabi saw dengannya—, Abu Darda. Kemudian, karena merasa sebagai warga pendatang—dari Persia—, Salman al-Farisi meminta Abu Darda untuk melamarkan gadis tersebut untuknya. Sebagai saudara yang baik, Abu Darda menuruti niat baik Salman al-Farisi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Mereka pun berangkat menuju rumahnya.

Tinggalkan Balasan