Sekitar 30-an santri Pondok Pesantren Daar Al Fikr Bojongsari, Serua, Depok, Jawa Barat mengikuti workshop penulisan kreatif yang dilaksanakan jejaring duniasantri, Minggu (19/4/2026) pagi. Workshop menghadirkan dua narasumber, Redaktur Harian Kompas Hilmi Faiq dan pegiat sastra Beni Satria. Materinya penulisan cerita pendek (cerpen) dan puisi.

Workshop dibuka oleh Pengasuh Pesantren Daar Al Fikr, KH Hadi Hadiatullah. Dalam sambutannya, Kiai Hadi menyambut baik diadakannya workshop penulisan kreatif di pesantrennya. “Menulis itu sangat penting bagi santri,” tegasnya.

Menurut Kiai Hadi, banyak orang pandai, termasuk pandai dalam berdakwah dan diskusi, tapi hanya sedikit dari orang-orang pandai itu yang bisa menulis dengan baik.
“Dengan workshop penulisan kreatif ini, saya berharap para santri nantinya memiliki kemampuan menulis, bahkan bisa menjadi penulis hebat. Itu akan membanggakan pesantren ini,” ujar Kiai Hadi.
Sekitar 30-an santri putra dan putri sangat antusias mengikuti workshop penulisan kreatif ini. Tampil pertama sebagai pemateri adalah Hilmi Faiq, yang juga seorang penulis novel dan cerpen. Kali ini, Hilmi Faiq memberikan materi tentang teknik penulisan cerpen, mulai dari menggali ide, menyusun cerita, dan menyiasati problem kemandekan menulis.
Sementara itu, Beni Satria memberikan materi penulisan puisi berjudul “Menyeduh Kata, Membingkai Rasa”. Menurutnya, menulis puisi tak ubahnya seperti menulis cerpen. Salah satu perbedaannya, menurutnya, puisi bisa merupakan pemampatan dari cerpen.
“Tapi tidak sebaliknya. Karena, pilihan-pilihan bahasa dalam puisi berbeda dengan cerpen. Kuncinya, menulis harus terus dilatih, dimulai dari menulis apa saja yang kita pikirkan, baru kemudian disempurnakan bentuknya,” jelas Beni Satria.
Setelah workshop, para santri Daar Al Fikr masih akan terus didampingi oleh para narasumber sampai melahirkan karya tulis yang benar-benar layak untuk diterbitkan. Pendampingan akan dilakukan tiap dua pekan. “Syukur kalau bisa diterbitkan dalam bentuk buku,” harap Kiai Hadi.
Workshop penulisan kreatif di Pesantren Daar Al Fikr ini merupakan pembuka dari rangkaian kegiatan Festival Dunia Santri 2026 yang akan berlangsung sampai Oktober 2026. Di antara beberapa rangkaian kegiatan Festival Dunia Santri 2026 ini adalah diskusi buku, pertunjukan drama mini, lomba penulisan orang-orang pesantren, residensi penulisan santri di beberapa kota di Indonesia.
