Santri dan Tantangan Era Disrupsi

Santri zaman ini mempunyai tantangan khusus dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan digitalisasi. Salah satunya adalah artificial intelligent (AI) atau kecerdasan buatan yang semakin ke sini semakin berkembang. Oleh karena itu, optimalisasi peran santri menjadi sangat penting dalam rangka menjawab tantangan kehidupan era disrupsi saat ini. Produktivitas adalah salah satu target yang penting untuk dicapai santri dalam melakukan optimalisasi.

Dalam buku The Productive Muslim Where Faith Meets Productivity karya M Faris, dijelaskan bahwa ada tiga macam kategori produktivitas, yaitu 1) produktivitas spiritual; 2) produktivitas fisik; dan 3) produktivitas sosial.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pertama, prioduktivitas spiritual adalah bagaimana mempertahankan spiritualitas yang meningkatkan produktivias. Dalam hal ini ada tiga keyword dalam spiritualitas yang dapat meningkatkan produktivitas, yaitu, energi spiritual, fokus spiritual, dan waktu spiritual. Energi spiritual bisa didapat dari takwa (kesadaran tentang ketuhanan), tawakkal (berserah diri kepada Allah), bersyukur kepada Allah, sabar, dan ihsan.

Contoh ibadah sebagai implementasi konsep energi spiritual adalah wudhu dan salat, zikir, sedekah, memperbanyak istighfar, serta menjalankan beberapa sunnah nabi. Fokus spiritual ini bertujuan untuk mengurangi gangguan dalam hidup. Fokus spiritual ini dapat diraih dengan niat yang kuat, serta bekerja dengan baik dan memakan sesuatu yang halal. Fokus spiritual dapat dilakukan dengan salat, berdoa, dan membaca Al-Quran. Sedangkan waktu spiritual yang terbaik adalah pada saat salat dan tahajud.

Tinggalkan Balasan