Santri Pinjam Baju Santri

“Mas, itu bajumu?”
“Iya. Kenapa?”
“Boleh pinjam?”

Kalau baru pertama kali bertemu, mungkin pertanyaan sesederhana itu terasa cukup canggung. Rasanya masih ada batas antara barang milik sendiri dan milik orang lain. Baju teman, sandal teman, peci teman, apalagi kitab yang sedang dipakai, tentu bukan sesuatu yang dengan mudah diambil lalu kita gunakan begitu saja.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ada rasa sungkan, ada rasa tidak enak, bahkan mungkin takut dianggap terlalu dekat. Begitulah biasanya hubungan dimulai. Ada jarak sebelum akhirnya menjadi dekat.

Ketika pertama kali masuk pondok, kita bertemu dengan banyak orang yang sebelumnya tidak pernah kita kenal. Berbeda daerah, berbeda kebiasaan, berbeda karakter.

Awalnya mungkin hanya saling menyapa. Kemudian mulai bercengkerama, makan bersama, belajar bersama, sampai akhirnya tidur dalam satu kamar dan menjalani rutinitas yang sama.

Tinggalkan Balasan