Melalui kegiatan KSTM ini, Pesantren Al Imdad II bisa membekali para santrinya dengan life skill karena kegiatan KSTM disinergikan dengan berbagai kegiatan agribisnis lain yang telah dirintis pesantren.
Wakil Direktur Polbangtan Yo-Ma, Ananti Yekti, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa pengawalan dan pendampingan kegiatan KSTM dilakukan secara periodik dengan melibatkan tim teknis dari Dinas Pertanian dan Kementerian Agama kabupaten/kota setempat, panitia, mahasiswa, dan dosen. “Hal ini bertujuan sebagai kendali keberlangsungan program dan kegiatan, serta respons cepat terhadap kondisi dan perkembangan ternak ayam serta pembinaan kelompok,” ungkapnya, seperti dikutip koranbernas.

