KEPADA YANG SELALU KUPANGGIL IBU
: Ibu Nyai Hj Basyirotul Hidayah
bermula dari kasih sayang
seorang ibu, aku tenggelam
di kedalaman teduh matamu

hari-hariku terbuat dari cintamu
yang membawa langkahku pergi
dari buluh menuju tambakberas
tahun-tahunku tersusun dari
doa-doa panjang dan wejangan
yang kau berikan lewat perbuatan
jika kelak aku tak lagi di hadapanmu
dan waktu membawaku pergi
ke tempat paling jauh di mana
hanya al fatihah yang bisa menyentuh,
tetap saja di gelap pandanganku ini
selalu ada senyum rekah dari wajahmu
al bashiroh, 2021.
