Pak…
Tangis-tangir dari berbagai musim kerinduan
Kurapal membentuk dedoa yang menghangatkan
Agar ia tak jatuh lagi pada pundak ringkih
Dan bergegas pada luka yang perih
Ragamu terbaring dalam damai yang sebenarnya
Epitaf makam memekik kenangan di dada
Kembang-kembang bergumul bersama kenangan
Menyemai fatihah-fatihah yang bermekaran

Al-Falaq, An-Nas, hingga Qulhu
Kupetik ayatnya satu-satu
Agar di makammu, ayat itu senantiasa abadi
Tak pernah lapuk, walau kemarau dan hujan berganti
Sumenep, 6 Februari 2022.
SEBELUM AKU MELAMARMU
