SECANGKIR KOPI UNTUK TUHAN

Tapi di tengah gemerlapnya, jiwa merindukan cinta sejati,
Di antara reruntuhan materialisme, ada kekosongan yang meradang.
Berhala popularitas merayu dengan gemerlap sorotan,
Mengaburkan pandangan akan nilai-nilai yang sejati.

Namun di balik panggung kehidupan yang glamor,
Ada kesepian yang merayap di relung hati manusia.
Berhala-berhala itu menjanjikan kebahagiaan palsu,
Menggoda dengan janji-janji yang kosong dan hampa.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Namun di dalam diri yang hening, terdengar suara kebenaran,
Mengingatkan akan keindahan di balik tirai maya dunia.

Sumber ilustrasi: freepik.

Tinggalkan Balasan