Serbuk Kopi Hitam

Akhirnya kewajiban yang sudah lama mereka berdua lupakan, kini mereka kerjakan kembali. Mereka berdua berusaha bertobat sebisa mungkin. Suasana maghrib itu penuh harap dan sendu di rumah sederhana Sarman. Jalan yang benar kini ditempuhnya. Pasrah. Tawakal dengan semua takdir Allah berusaha dilakukan. Allah Maha segalanya. Mungkin sekarang belum diberi amanah anak, tetapi diberi rezeki lewat yang lain. Syukur. Itulah kata yang tepat supaya hati lapang dan hidup tenang dengan semua ketentuan Allah.
***
Riau, 25 Oktober 2021.

Tinggalkan Balasan