Setelah Toa Dilarang Menggonggong

Karena itu, kita harus tetap menjaga kewasaran di tengah berbagai narasi menyesatkan yang terus diembuskan melalui berbagai media. Kita juga jangan pernah lupa pada pitutur para ulama wara, bahwa syiar dan dakwah yang terbaik dan paling efektif adalah dengan akhlak, akhlakul karimah, bukan dengan kenceng-kencengan toa.

Tinggalkan Balasan