Di saat bersamaan, terhadap seluruh naskah yang masuk daftar kurasi dilakukan penyuntingan dan editing untuk dijadikan buku. Rupanya, setelah melalui proses penyuntingan dan editing, tak semua dari 31 naskah yang dikurasi tersebut memenuhi syarat untuk masuk dalam buku antologi Biografi Orang-orang Pesantren. Hanya sekitar 20 naskah yang nanti termuat dalam buku tersebut.
Buku antologi Biografi Orang-orang Pesantren tersebut akan di-soft launch pada acara puncak Festival Dunia Santri 2026 yang digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di Gedung Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Pada rapat Selasa malam itu, ada beberapa kandidat yang sama yang disodorkan masing-masing kurator. Namun ada juga yang berbeda nama.
Yang menarik, ketiga kurator mengantungi nama-nama yang sama untuk kandidat juara 1 dan 2, hanya peringkatnya yang berbeda atau bertukar tempat. Setelah melalui perdebatan dan adu argumen yang alot, akhirnya disepakati bersama untuk juara 1 dan 2.
