KOTA KERIS
di sini jejak saksikan perdamaian
umpama daun hijau dalam raga kayu
tertiup alam jiwa ranting semesta

di kota keris ini, aku dilahirkan
dari musim yang hanya menyublim
ribuan canda, dan candu kesunyian
ikrar semesta pada langitnya
hanya kata gelisah yang tak ada
hanya kata tabah yang tetap doa
ingatan dan harapan merusmuskan
segala ketabahan matahari, yang
jauh di susut canda amsal nada
di kota keris ini namaku tertuduh
sebagai angan-angan yang ingin ia abadikan doa angan dalam inginnya
