Susahnya Belajar Bahasa Sendiri

Salah satu dari sekian banyak tanggapan, balasan komentar paling menarik datang dari seorang ahli bahasa Indonesia. Lewat akun twitternya @ivanlanin, Direktur Utama Narabahasa ini mengungkapkan bahwa hal itu terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah karena ragam formal dan informal bahasa Indonesia sangat besar.

Benarkah? Saya kira juga demikian. Cas-cis-cus setiap hari ketika berdialog menggunakan bahasa Indonesia, tapi ketika dihadapkan dengan soal pilihan ganda dari mata pelajaran ini semua jawaban terlihat benar dan membingungkan. Bila ditarik benang merahnya, tentu ada kaitan erat dengan aturan formal informal berbahasa Indonesia. Mungkin ini yang membuat para mahasiswa itu malas menggunakan bahasa Indonesia untuk mengerjakan tugasnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Menyoal kembali tentang pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah formal, kebetulan saya punya adik laki-laki yang masih duduk di kelas lima SD. Anehnya dia tidak pernah mau belajar mata pelajaran bahasa Indonesia serajin ketika ia belajar bahasa Inggris ataupun mapel lainnya. Dengan alas an, “Kan, sudah bisa ngomong bahasa Indonesia, sudah biasa, kenapa harus belajar?” Dan ketika saya sanggah dengan menyinggung nilainya yang pas-pasan, “lha jawabannya nggak pasti kok,” begitu timpalnya.

Tinggalkan Balasan