”Biarkan patah hati ini mengendap; menjadi oksigen yang kau hirup. Agar kau rasakan sesak, bagaimana sulitnya menahan rindu. Lantas, kurayakan patah ini semeriah-meriahnya!”_ Setelah lebih…
View More Yang Merayakan Patah HatiPopuler
“Saya Pakai Suket, Bukan Ijazah”Semasa kuliah, saya bukan mahasiswa istimewa. Tapi di akhir masa perkuliaha...
PUISI-PUISI PERINDUSELENDANG RINDU Pada ufuk yang memerah, aku kabarkan rindu menjejak nurani...
Agama di Tengah Budaya PencitraanAda masa ketika seseorang pergi ke masjid, mengikuti pengajian, bersedakah...
ANOMALI KUNANG-KUNANGMALAM YANG GANJIL Malam yang Ganjil bulan mengerdip dari jemari dedaunan __...
Trending
“Saya Pakai Suket, Bukan Ijazah”Semasa kuliah, saya bukan mahasiswa istimewa. Tapi di akhir masa perkuliaha...
Ketika Adab Membuat Kita Berhenti Berpikir KritisSalah satu hal yang paling kuat dalam tradisi pesantren adalah penghormatan...
Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd, Dua Jalan Menuju Fikih BaruPerkembangan dunia modern menghadirkan tantangan baru yang semakin kompleks...
