Dikenal sebagai seorang kiai yang alim, jaduk alias sakti, Mbah Manan ternyata tetap rendah hati. Pada awal abad ke-20, ia menjadi salah satu mata rantai…
View More Mbah Manan, Kiai Sakti yang Rendah HatiPopuler
“Saya Pakai Suket, Bukan Ijazah”Semasa kuliah, saya bukan mahasiswa istimewa. Tapi di akhir masa perkuliaha...
PUISI-PUISI PERINDUSELENDANG RINDU Pada ufuk yang memerah, aku kabarkan rindu menjejak nurani...
Gus Dur dan Ingatan 1965: Dosa Tidak Bisa DiwariskanSetiap akhir September, G30S/PKI kembali diorbitkan dalam atmosfer ingatan...
Agama di Tengah Budaya PencitraanAda masa ketika seseorang pergi ke masjid, mengikuti pengajian, bersedakah...
Trending
SILSILAH MATA, RIWAYAT ILALANGSILSILAH MATA Selang beberapa lama setelah matamu mengajakku berdiskusi aku...
Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd, Dua Jalan Menuju Fikih BaruPerkembangan dunia modern menghadirkan tantangan baru yang semakin kompleks...
Logika Santri Juga Butuh LogistikDi dalam kehidupan pondok pesantren, kiriman saat dompet kosong dan lemari...
Pesantren Nurul Islam Gelar Khaul dan Wisuda SantriPerpaduan gema hadrah, lantunan ayat suci Al-Qur'an, hingga adu ketangkasan...
