Kronik Peristiwa 1965 (2): Salah Tembak “Genjer-genjer”

“Genjer bukanlah jendral” itu sudah pasti. Begitu pula lagu Genjer-genjer yang terlarang. Pasti bukan jendral-jendral. Lagu ciptaan Muhammad Arif dari Banyuwangi itu benar-benar berbunyi dan…

View More Kronik Peristiwa 1965 (2): Salah Tembak “Genjer-genjer”

Mbah Kandar dan Nujum “Ruyung Berkedok Jati”

Melihat kondisi umat Islam saat ini, terutama di Indonesia, teringat kata-kata Mbah Kandar puluhan tahun lalu, yang terasa bagai nujum. Inilah kutipannya dalam bahasa Jawa:…

View More Mbah Kandar dan Nujum “Ruyung Berkedok Jati”

Mbah Manan, Kiai Sakti yang Rendah Hati

Dikenal sebagai seorang kiai yang alim, jaduk alias sakti, Mbah Manan ternyata tetap rendah hati. Pada awal abad ke-20, ia menjadi salah satu mata rantai…

View More Mbah Manan, Kiai Sakti yang Rendah Hati

Jalen, Mata Air Pesantren di Ujung Timur Jawa

Kini, namanya tak segegap gempita pondok-pondok pesantren besar yang bertebaran di Pulau Jawa, khususnya. Namun, pada abad ke-19 dulu, ia pernah menjadi padepokannya kiai-kiai besar…

View More Jalen, Mata Air Pesantren di Ujung Timur Jawa

Kiai Syafaat, “al-Ghazali” dari Jawa

Dua bulan lalu, tepatnya 2 Februari, genap 29 tahun KH Mukhtar Syafaat berpulang. Semasa hidupnya, ia tercatat sebagai salah satu kiai paling berpengaruh di Banyuwangi,…

View More Kiai Syafaat, “al-Ghazali” dari Jawa