kubalut tubuhku
dengan debu,
biar sinarMu
luruh dalam luka
yang kuterima tanpa surut.
tak ada pintu yang tertutup—
aku menantang badai yang kaubawa
di ujung malam yang memerah
seperti bara yang menyala di bawah kaki.

aku berdiri
di atas api
dan tak lagi jatuh.
Kairo, 2024.
DI QAFARA
Kapal kayu berlayar mati,
diam di atas tanah sunyi—
Kau terjebak tepat di antara ‘waktu’.
Pelabuhan tak lagi menyuara,
langit Kairo, retak di balik doa,
kutuk laut tak sampai ke tepian kota.
