Di sinilah tempatku:
di antara dua kata yang kauucap,
aku adalah hening yang kaucecap.
Maret 2026.

MAJAZ TANPA PANGKAS
Ada konsep bernama musyakalah—
Aku bilang: iya, baik-baik saja.
Padahal maksudku berbeda—
aku hanya tidak punya kata lain
untuk menyebut sesuatu yang dilihat
dari sudut yang tidak kuminta.
Mungkin semua perasaan pada akhirnya majaz—
tidak pernah persis dengan aslinya,
selalu sedikit meminjam dari kalam lain
yang lebih berani bersuara.
kita tahu bahwa keindahan kalimat
bukan pada yang diucapkan—
melainkan pada ruang di antara kata dan suara
yang sengaja dibiarkan hampa.
Tak sanggup mengutarakannya.
Aku tahu ‘Selesai’ adalah kata
yang paling sering kita musyakalahkan,
cara paling tepat untuk melipat waktu kebersamaan,
dan tutur paling sopan untuk menghentikan.
Pesantren, lagi
dan lagi aku
memilihmu.
Maret 2026.
