Thariqatul Ulama, Buku Kuno Pedoman Zikir Nahdliyyin

Ketiga, zikir al-Jahr, yaitu zikir dengan suara yang tinggi. Zikir ini ada dua macam, yaitu kalimat La Ilaha Illa Allah dan kaliamat Allah.

Keempat, zikir al-Muraqabah, yaitu berzikir dengan mengingat atau menghadirkan zat Allah. Adapun, zikir ini ada tiga bagian, yaitu berzikir di pusat, berzikir dengan suara yang kecil dan tempatnya adalah di antara susu yang kanan dan susu yang kiri. Sementara, yang ketiga adalah berdzikir di bawah susu kiri saja.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Selanjutnya, di poin kesepuluh, beliau menjelaskan ijazah khasshah atau khusus terhadap ulama ahli syariat dan tarekat. Kemudian, poin terakhir ditutup dengan penjelasan silsilah zikir Thariqah Ulama, yang kemudian bersambung kepada Nabi Muhammad, Malaikat Jibril, dan Allah Swt.

Nah, tepat di bagian depan dari sampul belakang, ada penjelasan, bahwa ada tiga buku yang disusun oleh Syekh Hasan Ahmad. Yaitu, buku yang berjudul Berkhalwat Dalam Islam, Tuntunan Berdzikir, dan terakhir adalah buku ini, Thariqatul Ulama.

Tentu, menurut saya, buku ini tak ada bedanya dengan buku lainnya. Bahwa selagi ia ciptaan manusia, mesti mengandung kelebihan dan kekurangan. Mungkin kelebihan dari buku ini adalah berbahasa Indonesia tapi dengan aksara Arab Pegon. Sehingga, buku ini bisa dikomsumsi oleh semua lapisan masyarakat NU atau Nahdliyyin. Dan enaknya, buku ini juga bisa dikhatamkan dalam satu kali duduk. Sebab, isinya hanya berjumlah dua pulu tiga halaman. Dan ini sudah termasuk dua sampulnya.

Tetapi kalau dilihat dari segi kekurangannya, mungkin, adalah dalam buku ini tidak memberikan ijazah Ammah atau umum kepada warga Nahdliyyin. Meskipun, sebenarnya beliau sudah memperkenankan untuk mengamalkan isinya dengan semata-mata membeli bukunya.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, apakah masih ada percetakan yang mencetak buku ini, mengingat buku ini ditulis sekitar tahun 1406 H atau 1986 M. Sehingga, pertanyaan selanjutnya apakah masih ada warga Nahdliyyin yang bisa mendapatkan buku ini? Wallahu a’lam. Semoga tulisan ini bermanfaat. Aamiin. Ta’ammal!

Tinggalkan Balasan