Viral Belum Tentu Sahih

Memastikan sanad benar-benar tersambung bukanlah hal mudah. Guna mengetahui kebenaran hadis yang telah diriwayatkan para sahabat harus bersafari ke berbagai daerah kemudian bertanya kepada kerabat, tetangga, atau kepada orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya perihal kapan perawi lahir dan meninggal, pernah berguru pada siapa saja dan memiliki murid siapa saja, bagaimana karakter perawi tersebut, bagaimana sikap perawi dalam menanggapi permasalahan, dan lain-lain agar dapat menentukan mana perawi yang diterima atau ditolak dalam periwayatannya.

Di zaman sekarang sudah tidak mungkin lagi melakukan penelitian secara mandiri mengenai tersambungnya sanad. Kita hanya perlu merujuk pada kitab-kitab yang mengkaji ilmu jarḥ wa ta’dīl yang menguraikan perawi-perawi hadis dari berbagai sudut pandang. Ilmu jarḥ wa ta’dīl adalah ilmu yang membahas penilaian baik atau buruknya seorang perawi. Dalam ilmu tersebut, ada beberapa tingkatan perawi, mulai dari authaq al-nās sampai akdzab al-nās.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dengan mengurutkan kriteria perawi dapat diketahui apakah sanad yang dikaji tersambung kepada Nabi Muhammad Ṣalla Allah ‘Alayhi wa Sallām atau tidak. Kemudian, untuk mengetahui hadis tersebut sahih atau tidak harus dilakukan langkah-langkah selanjutnya, yaitu menentukan keadilan seorang perawi, ke-dhabit-an seorang perawi, dan menentukan apakah dalam hadis ada unsur shādz atau ‘illat-nya atau tidak.

Tinggalkan Balasan