Pesan senada juga disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain, KH Yazid Karimullah, pada acara yang dibuka dengan qiraatus sab’ah oleh para wisudawan itu. Beliau berpesan agar santri Madrasatul Quran benar-benar serius dalam menghafal Kalamullah.
“Konsisten atau istikamah adalah kunci sukses yang harus selalu dimiliki kalian. Dalam menghafal Alquran butuh istikamah. Jika istikamahnya luntur, gugur pula hafalannya,” pesan beliau.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, KH Baiquni Purnama mengurai tentang keistimewaan yang akan dikaruniakan Allah kepada para penghafal Alquran. Beliau menyampaikan bahwa salah satu golongan yang kelak masuk surga tanpa hisab ialah golongan penghafal Alquran, karena penghafal Alquran mendapat derajat tinggi di sisi Allah serta selalu dimuliakan oleh-Nya. Beliau juga menjelaskan kandungan isi Surah Al-Hijr ayat 9, terkait keberadaan Alquran yang selalu dalam penjagaan Allah.
“Umat Islam punya Alquran, umat Kristen punya Alkitab, umat Hindu punya Weda, umat Budha punya Tripitaka, dan umat Konghucu punya Sishu Wujing. Namun, hanya kitab suci Alquran yang bisa dihafalkan. Inilah bukti bahwa Alquran benar-benar dijaga oleh Allah,” terang beliau.
