Konon, ada surga di senyum perempuan; dengan lekat tatap seumpama bidadari yang menawan
; tatap yang indah, namun acapkali menjerat iblis penuh berahi.
Konon, perempuan adalah paduan surga dan neraka;
Antara panas yang kedinginan,
atau dingin yang kepanasan.

ANAK-ANAK YANG MENGEMIS HARAPAN
Di sepanjang jalan, anak-anak menjadi kesedihan,
tawanya mengemis harapan; menaruh ‘ingin’ tepat di tengadah kedua tangan mungilnya.
Di sepanjang jalan, hilir mudik manusia apatis yang buta pada kemelaratan.
Lalu anak-anak, dipaksa menelan ampas kopi sepat kehidupan.
ilustrasi: novica.com
