SULUK SANTRI

SULUK SANTRI

seandainya ada kidung yang dapat
menunda kelaparan
aku akan meminjam suara
pada suling anak gembala.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

dengan mata rindu,
kulihat wajah ibu
bergeming di halaman kitab kuning,
harkat-harkatnya gugur
pada genang air mata.

tuhan, jika jarum jam
dipatahkan penantian,
masih adakah pertemuan
membayar segala kekangenan?

Cabeyan, Juli 2021.

MAZMUR SEBIDANG PULAU
:madura
1/
benar. sebuah riak sudah diantarkan ombak
ke bibir pasir, untuk bersenggama dengan
ketam yang telah lama dirajam kerinduan
ketika angin segara gemetar di bendera kapal tua.

dan sebulat bulan sudah menyingsing dari balik
ubun-ubun laut. pelabuhan pun sunyi dari camar.
tapi tembang rindu setia mengadu-menggerutu
dari paru-paru dadali putih di atas sampan bertemali.

Gusti, dalam penulisan mazmur ini jagatku berusaha sunyi
membanting segala nyanyi ke luar nurani;
“Semoga kubertemu Khidir di malam sesunyi ini.”

Tinggalkan Balasan