MALAM TURUNNYA KALAM
Di lailatul hening penuh zikir,
turun Kalam dari Rabbul ‘Alamîn.
Iqra’ menggema di Gua Hira,
menggetarkan jiwa Sang Nabi mulia.

Ayat suci berbalut cahaya,
menjadi hudan sepanjang masa.
Dari lembar mushaf hingga dada santri,
terpatri janji menjaga Ilahi.
Nuzulul Qur’an kami syukuri,
dengan tilawah dan sujud diri.
Ya Rabb, jadikan kami ahlul Qur’an,
yang hidupnya dalam naungan iman.
IQRA DI RELUNG PESANTREN
Di serambi masjid kami bersimpuh,
membaca ayat dengan hati teduh.
Tartil perlahan menyentuh kalbu,
mengharap ridha-Mu ya Rabbku.
Iqra’ bukan sekadar kata,
tapi amanah sepanjang masa.
Menuntut ilmu, menjaga adab,
agar Qur’an hidup dalam sikap.
Malam Nuzulul Qur’an kami rayakan,
dengan istighfar dan lantunan shalawat.
Semoga kami istiqamah berjalan,
di jalan Qur’an hingga akhir hayat.
CAHAYA DI HATI SANTRI
Turunnya wahyu di bulan mulia,
membawa rahmat bagi semesta.
Kalamullah penyejuk jiwa,
penawar hati yang terluka.
Di bangku ngaji kami belajar,
mengeja makna dengan sabar.
Bukan hanya fasih di lisan,
namun juga tertanam dalam perbuatan.
Ya Allah, berkahi malam ini,
malam turunnya ayat suci.
Jadikan kami penjaga kalam-Mu,
hingga husnul khatimah menyambutku.
