TENTANG IBRAHIM DAN KITA

SELEMBAR IKHLAS

Di halaman pagi yang basah doa
seekor hewan rebah tanpa suara
Bukan darahnya yang sampai ke langit
melainkan hati yang rela melepaskan milik

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kita belajar dari pisau yang tajam
bahwa cinta kadang harus mengikhlaskan
Bahwa pengorbanan bukan tentang kehilangan
tetapi tentang siapa yang berhasil mendahulukan Tuhan

Dan di antara gema takbir yang panjang
ada jiwa-jiwa yang sedang disembelih pelan-pelan
kesombongan, kerakusan
serta diri yang terlalu cinta dunia

TENTANG IBRAHIM DAN KITA

Ibrahim tidak hanya diuji dengan anak
tetapi dengan hatinya sendiri
Sebab yang paling sulit dikorbankan
sering kali bukan sesuatu yang dimiliki
melainkan sesuatu yang paling dicintai

Hari ini kita bertanya pada diri
apa yang belum rela dilepas?
Ego yang terus ingin menang?
Atau ambisi yang lupa arah pulang?

Kurban akhirnya mengajarkan
bahwa manusia tak pernah benar-benar memiliki apa pun
Semua hanyalah titipan
dan cinta tertinggi adalah kepasrahan

PENGORBANAN YANG SUNYI

Tidak semua pengorbanan terdengar gaduh
Ada yang diam-diam menahan lelah
menyembunyikan air mata
lalu tetap tersenyum di hadapan dunia

Seperti ibu yang mengalahkan mimpinya
ayah yang memendam letihnya
atau seseorang yang memilih pergi
agar orang lain tetap bahagia

Halaman: 1 2 Show All

Tinggalkan Balasan