STASIUN SULUK
tak seorang turun di stasiun sunyi
tak penyair menaiki kereta mati
kau tak mampu mengubah takdir
suara getir
dari gemuruh pertanyaan tiada akhir

dari derit rel-rel kereta yang berpisahan
memantul-mantul kegelisahan hidupmu
dari besi-besi berkarat kenyataan
ribuan jerit masa lalu beterbangan
dengan telanjang mengunjam hatimu
menjelma burung-burung salik
yang ditembaki waktu
dalam perjalanan tak usai
menuju stasiun tuhan
LAPAR TUHAN
