Al-Ghazali dan “Catatan Pinggir” Descartes

Seorang sejarawan asal Tunisia, Othman Al-Ka’ak mengatakan bahwa ia pernah masuk ke perpustakaan Rene Descartes. Di sana ia menemukan salah satu kitab Al-Ghazali: Al-Munqidz min al-dhalal. Kitab berada di antara deretan buku-buku Descartes.

Al-Ghazali

Al-Ka’ak membukanya, lalu menemukan satu teks yang diberi garis merah di bawahnya. Teks tersebut berbunyi: الشك اول مراتب اليقين (keraguan Adalah tahap awal dari keyakinan).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Tepat di samping teks tersebut ditemukan pula catatan pinggir berbahasa latin: “Nil dabet hoc in nostra methodologia” yang artinya: “Hal ini harus kita masukan ke dalam metodologi kita”

Cerita tersebut masyhur terlebih di kalangan cendekia Timur. Para sarjana muslim mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bukti akan pengaruh pemikiran Al-Ghazali terhadap Descartes.

Namun begitu, masih banyak orang yang skeptis akan kebenaran klaim dari Al-Ka’ak tersebut. Salah satu alasannya karena sampai sekarang masih belum ada publikasi resmi dari katalog perpustakaan Descartes.

Bahkan, teks الشك اول مراتب اليقين juga sangat sukar kami temukan di kitab Al-Munqidz min Al-Dhalal, seperti yang dijelaskan oleh Al-Ka’ak. Hal itu membuat kami pun juga menjadi skeptis pada awalnya. Namun, setelah kami baca salah satu karya Descartes, Diskursus dan Metode, kami menjadi maklum, mengapa cerita tersebut menjadi sangat diterima oleh banyak orang.

Al-Ghazali hidup pada abad ke-11 hingga awal abad ke-12, tepatnya pada tahun 1058-1111 M. Ia tinggal di Baghdad, yang pada saat itu berada di bawah kekuasaan dinasti Abbasiyah.

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan