Amal Ikhlas

Betapa banyak orang mengatasnamakan Tuhan demi keuntungan diri. Al-Quran menyebutnya sebagai kebohongan terhadap agama yang mencelakakan. “Maka, celakalah orang-orang yang salat, yang lalai dalam salatnya, yang hanya pamer saja (riya), yang tidak memberikan pertolongan” (QS al-Ma’un [107]: 5-7).

Keikhlasan beramal merupakan kunci produktivitas dan sukses hidup. Deepak Chopra menjelaskan, tindakan yang dimotivasi ketulusan, bukan egosentrisme, akan menghasilkan energi berlimpah yang dapat digunakan untuk menciptakan apa saja yang dikehendaki.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sebaliknya, jika perbuatan itu didorong oleh modus untuk memiliki dan menguasai orang lain, dibutuhkan konsumsi energi yang lebih banyak. Selain itu, perbuatan yang beroreintasi pada pemujaan diri akan membuat kita senantiasa dalam posisi defensif dan cenderung menyalahkan orang lain. Akibatnya, kita tak bisa terbuka pada kemungkinan lain yang lebih baik.

Amal ikhlas menurut psikolog Viktor Frankl, merupakan sumber kesehatan mental dan kebahagiaan. Amal ikhlas mengungkit rasa tanggung jawab, sabagai pancaran ketulusan berdarma bagi kemanusiaan dan kealaman, yang membuat hidup bermakna, mencapai kebahagiaan terluhur.

Tinggalkan Balasan