Nama Tuan Guru (TG) Abdul Kadir di Jambi sudah tidak asing lagi. Beliau adalah pendiri Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang, Seberang Kota Jambi.
Dikenal sebagai ulama pembaharu, TG Abdul Kadir menjadi ulama Jambi pertama yang secara terang-terangan mengadopsi sistem pendidikan modern ke dalam madrasah. Dia jugalah yang pertama menerima santri perempuan, menambah kurikulum umum hingga meninggalkan gaya sarungan yang sudah sangat kental dalam tradisi madrasah di Jambi.

Di dalam dunia ke organisasian, TG Abdul Kadir juga dikenal sebagai pelopor berdirinya cabang Nahdhatul Ulama (NU) di Jambi. Bersama dengan Kemas Abdus Somad, NU berdiri di Jambi sekitar tahun 1940. Pada 1955 ia juga terpilih sebagai Dewan Konstituante melalui Partai NU.
Tidak hanya dalam bidang pendidikan madrasah, keorganisasian dan politik, TG Abdul Kadir juga menjadi orang Jambi pertama yang mendirikan sekolah tinggi agama di Jambi. Sekolah tinggi ini kemudian berkembang menjadi Universitas Islam Negeri Sultan Taha Jambi.
Oleh karena itu, sangat wajar jika nama TG Abdul Kadir begitu dikenal, terutama di kalangan para santri di Jambi.
Cerita di Balik Nama
