Sebagai makhluk yang memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki makhluk-makhluk lainnya, manusia dengan kemampuan yang unik di setiap periode sejarah terus-menerus melahirkan berbagai inovasi. Dalam perjalanannya,…
View More Teknologi dan Memudarnya Kuasa ManusiaKategori: Opini
Menyatu dengan Tuhan melalui Jalan Sufi
Dalam tradisi Islam, tasawuf atau sufisme adalah suatu jalan spiritual yang sangat dalam dan penuh makna. Bagi para pengikutnya, sufi tak sekadar mengikuti ajaran agama,…
View More Menyatu dengan Tuhan melalui Jalan SufiSyekh Abdul Muhyi dan Arus Balik Islam
Nama dan ketokohannya tertulis dalam serpihan kecil naskah serta catatan-catatan kolonial. Tertulis, karena menggambarkan sosok dan pengaruhnya pernah ada, namun hanya serpihan kecil karena untuk…
View More Syekh Abdul Muhyi dan Arus Balik IslamEksistensi Manusia di Muka Bumi, untuk Apa?
Manusia, sebagai spesies yang paling dominan di Bumi, telah menunjukkan ketangguhan yang luar biasa dalam mempertahankan keberadaannya. Dengan kemampuan kognitif yang unik, manusia mampu membedakan…
View More Eksistensi Manusia di Muka Bumi, untuk Apa?Film Bidaah dan Kesalahan Generalisasi
Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan munculnya film Bidaah yang menceritakan tentang sekte keagamaan bernama Jihad Ummah. Dalam kisahnya, aliran itu dipimpin oleh seorang mursyid Walid…
View More Film Bidaah dan Kesalahan GeneralisasiRefleksi Kritis terhadap Film Bidaah
Film Bidaah akhir-akhir ini viral dan menjadi perbincangan hangat publik. Dirilis oleh produser Malaysia Erma Fatima, Bidaah menimbulkan banyak reaksi dari berbagai kalangan, terutama warga…
View More Refleksi Kritis terhadap Film BidaahBidaah: Ironi Menolak Cermin, Menerima Bayangan
Ketika film Bidaah dari Malaysia ramai diperbincangkan di Indonesia, reaksi penonton ibarat api yang menyulut debu. Ada yang geram, ada yang jijik, tapi tak sedikit…
View More Bidaah: Ironi Menolak Cermin, Menerima BayanganKartini Masih Menulis: Dari Surat hingga Suara Perempuan
Setiap tanggal 21 April, kita kembali merayakan sosok yang tak pernah selesai dibicarakan: Raden Ajeng Kartini. Di sekolah-sekolah, anak-anak perempuan mengenakan kebaya, menyematkan melati di…
View More Kartini Masih Menulis: Dari Surat hingga Suara PerempuanTuhan, Akal, dan Batas Nalar
Bayangkan seseorang berdiri di tepi jurang yang dalam nan gelap gulita (poek mongkleng). Ia membawa oncor (lentera kecil). Ia mengintip dasar jurang dengan cahaya yang…
View More Tuhan, Akal, dan Batas NalarKetika Debu Menutupi Keajaiban yang Seharusnya Hidup
Di rak buku, mushaf itu terbaring tenang. Sampulnya berdebu, halamannya menguning, dan suara lantunannya mungkin hanya bergema saat Ramadan tiba. Kita tahu ia suci. Kita…
View More Ketika Debu Menutupi Keajaiban yang Seharusnya Hidup