DI KAFE BASABASI Sebelum maghrib, sesaat setelah senja membatalkan kedatangannya. Kau tiba bersama angin memesan manis pisang coklat dan pahit kopi. Meja-meja dan bangku-bangku mulai…
View More KEPADA IBUNYA, SEORANG PEMUDA BERTANYAKategori: Puisi
RISALAH RINDU
BAYANGAN Sudah seribu tujuh ratus tujuh puluh kali Matahari menelanjangi bumi Kenang di samping kapal tua Pun tak kunjung terbawa badai Aku benar-benar tak bisa…
View More RISALAH RINDUSUARA IBU DALAM TELEPON
TELEPON, 1 Telepon berdering aku angkat aku baca pemilik nomornya dan tanganku gemetar. Pamekasan, 2024. TELEPON, 2 Semenjak Jumat malam mengecup dingin aku dan ingatan…
View More SUARA IBU DALAM TELEPONZILZAAl
KACA BERKABUT Kaca berkabut, bayangan ku samar Tak lagi mengenali wajah yang terlukis di sana. Ulat kecil merangkak dalam kepompong Menunggu metamorfosis, sebuah keajaiban. Luka…
View More ZILZAAlSEBELUM LAMPU PADAM
DI TEPI LORONG Di tepi lorong waktu membeku aku tercengang sejenak sekadar mengumpulkan kata. Ada yang telantar sedang mengasah resah ia tidur beralaskan mimpi ia…
View More SEBELUM LAMPU PADAMSEPTEMBER YANG TERLUKA
SEPTEMBER YANG TERLUKA Buat para perempuan yang mengalami kekerasan september tiba, seperti api yang lupa padam, membakar di balik tirai jendela, di ruang-ruang gelap yang…
View More SEPTEMBER YANG TERLUKASEORANG WANITA KEHILANGAN TUHAN
TUHAN (I) “denting jam bersahut. maghrib sebentar lagi digelar nak. kumandangkan segera, zikir sebentar astaghfirullah robbal baroya, bapak ingat sekarang rebo wekasan” dan kami tengadah…
View More SEORANG WANITA KEHILANGAN TUHANKUTUKAN ABADI BULAN INI
CERITA SEPTEMBER dengan bibir gemetar, kuceritakan padamu peristiwa berdarah masa silam. dari balik kabut pucat, jawa tak lebihnya pulau mengerikan. mayat-mayat bergelimpangan di kolong jembatan…
View More KUTUKAN ABADI BULAN INISURAT DARI AWAN
MALAM YANG MENYUSUN CAHAYA Malam, seperti lautan yang diam, menyimpan riak yang tak terlihat. Dalam gelap, kaususun cahaya dari langit seperti tangan yang meraba tanah,…
View More SURAT DARI AWANGURU KETABAHAN
GURU KETABAHAN Sungai memberikan air yang jernih Tapi aku sungkan membangun toilet Angin yang sejuk begitu berharga kala kemarau tiba Namun aku memilih berjemur di…
View More GURU KETABAHAN