Ketika ditanya kenapa melaksanakan puasa lebih awal, KH Ali Wafa menjelaskan, berdasarkan keyakinan yang menggunakan acuan sistem khumasi, maka seharusnya 1 Ramadan jatuh pada Kamis, bukan Jumat. Sistem khumasi, yang berasal dari Bahasa Arab khomsatun yang artinya lima, didasarkan pada kitab Nushatul Majaalis karangan Syeh Abdurrohman As Shufuri As Syafi’i yang sudah dijalankan selama 194 tahun.
Dengan sisten khumasi itu, demikian dia menjelaskan, penentuan awal puasa tahun ini bisa dengan cara menghitung lima hari dari awal puasa tahun sebelumnya, sehingga tahun depan juga sudah bisa ditentukan kapan mulai menjalankan ibadah puasa. Sebagai contoh, awal Ramadan tahun lalu jatuh pada Minggu, sehingga tahun ini awal puasa dihitung lima hari dimulai dari Minggu dan berakhir pada Kamis. Maka, Kamis ditentukan sebagai awal Ramadan.

