Siapa tahu, ada engkau bersemayam.
Pamekasan, 2024.

TERLAMBAT
Akhirnya dia kembali
Setelah bertahun-tahun, merantau ke seberang pulau
Barangkali di kepalanya,
Di sela-sela rindu dan tangisnya
Dia pamit pada tubuhnya
Yang terkujut wajah kekasihnya
Kaki-kaki kenangan melangkah
Menuju doa dan air mata
Tapi, sesampainya di tanah kelahiran
Tersisa ruang kosong tanpa tuan
Hanya ada gundukan tanah, terenyuh basah di belakang rumah.
Pamekasan, 2024.
Ilustrasi: Tragedy, lukisan Pablo Picasso.
