DUGUP SUNYI

tarian laron.

 

Bergegaslah Sebelum gelap meracau

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

gugus gemintang, petamu

menuju sebenar-benarnya arah pulang.

****

Arloji Tua

Arloji tua itu

Tetap berjalan, mendenting kadang dan

Pertanda, ada yang terlewat.

 

Gaung sorak sorai, mengepul

Juga bersama asap kretek, cintamu

Yang terkurung di kotak kecil berwarna

“Dari anak haram kemajuan”, kataku,

Mungkin juga katamu, bahwa

Kita sepakat untuk terkurung dan sendiri.

 

Tapi arloji tua itu

Berjalan tetap, pada janjinya

Dan selalu ada yang terlewat.

 

Lalu petani pulang, kusam

Legam, dan kita bertatap.

 

“Apa yang sebenarnya terjadi”, tanyamu

Pada kebisingan masing-masing, tawa

Kedustaan pada dirimu yang asing.

 

Detik dan luang telah lewat dan terbayar

“Mari pulang”. Sebelum kita

Benar-benar lalai, lalu dipaksa

Pulang. Sebelum arloji tua jumpa

Pada titik penghianatannya

Tinggalkan Balasan