muslim-kontemporer

Dunia Islam Kontemporer

Pemerintah dan organisasi Islam harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi yang bebas dominasi, egaliter, dan inklusif. Menunda prasangka negatif yang menjangkiti benak kolektif benar dan salah dalam memahami agama. Semua punya hak meyakini sesuatu, namun perlu keluasan wawasan agama dan kebesaran hati menerima perbedaan. “Penyakit” yang sesungguhnya adalah pemaksaan kehendak, sehingga tidak ada pilihan lain untuk menentukan keyakinan.

Tinggalkan Balasan