Tentu saja, wajar jika domain utama karya-karya ilmiah tersebut mengelompok pada studi agama dan pendidikan Islam, yang memang menjadi corak dasar duniasantri.co. Sebagian besar, atau hampir 50 persen, karya-karya ilmiah tersebut berelasi dengan bisang teologi Islam, otoritas agama, tradisi pesantren, dan isu-isu kontemporer dalam pendidikan Islam. Dalam hal tersebut, duniasantri.co disebut menyediakan materi sumber primer bagi para sarjana yang mempelajari komunitas santri dan praktik institusional Islam.
Yang menarik, tidak sedikit karya ilmiah yang melakukan kajian bidang sastra, studi budaya, dan ilmu sosial juga menyitas data dari duniasantri.co. Misalnya, analisis akademik tentang karya kreatif oleh santri (terutama santri perempuan), dinamika gender dalam konteks pendidikan Islam, dan ekspresi budaya dalam komunitas pesantren, dan interdisipliner tentang isu-isu sosial, pengembangan komunitas, kepemimpinan, dan hukum karena berkaitan dengan pesantren dan komunitas santri. Bahkan, di luar itu masih ada isu seputar teknologi, filosofi, studi lingkungan, dan kesehatan di duniasantri.co yang dijadikan rujukan sejumlah karya ilmiah.


Jika dilihat dari latar belakang institusi, para peneliti tersebut paling banyak datang dari Universitas Islam Negeri (UIN), 45 persen. Disusul kemudian Universitas Islam Swasta (20%), Universitas Umum (16%), Institusi Internasional (10%), dan lainnya (8%).
Berdasarkan pembacaannya, Manus AI akhirnya menyimbulkan bahwa duniasantri.co telah menjadi sumber yang kredibel dan relevan untuk penelitian ilmiah, terutama di bidang-bidang seperti teologi, pendidikan, studi Islam kontemporer, kepesantrenan, transformasi digital, serta gender dan literasi. Namun begitu, juga direkomendasikan agar duniasantri.co membangun kemitraan dengan institusi akademik reginonal dan internasional serta meningkatkan visibilitas internasionalnya. Rekomendasi tersebut diberikan agar duniasantri.co semakin kuat kontribusinya dalam penelitian atau studi-studi agama dan sosial yang terus berkembang.
Sebenarnya, duniasantri.co memang telah dirancang untuk menuju ke sana. Misalnya, pada tahun 2026 ini telah diikhtiarkan untuk bisa diselenggarakan residensi penulisan karya ilmiah di beberapa kota. Ikhtiar ini melibatkan atau dikerjasamakan dengan lembaga-lembaga penelitian atau institusi akademik. Selain memperkuat positioning duniasantri.co, juga dimaksudkan untuk menguatkan tradisi menulis ilmiah di kalangan santri. Termasuk, nantinya juga akan digencarkan lomba-lomba penulisan karya ilmiah baik dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Arab. Bahkan, jika dimungkinkan, juga akan dimunculkan jurnal ilmiah duniasantri, untuk menyambut menjamurnya ma’had aly di berbagai pesantren di Indonesia. Itu akan menjadi langkah kecil menuju ekosistem akademik di dunia pesantren.
