duniasantri.co dan Penulisan Karya Ilmiah

Distribusi Berdasarkan Jenis Publikasi

Jika didasarkan pada jenis publikasinya, yang terbanyak adalah artikel jurnal. Terdapat 31 artikel jurnal atau 63 persen dari keseluruhan karya ilmiah, dengan 103 sitasi. Artinya, tiap artikel rata-rata memuat 2,32 sitasi. Berikutnya repositori (9), alias penyimpanan data atau informasi untuk kepentingan ilmiah. Jika dilihat dari jenis sitasinya juga beragam. Ada yang sebagai sumber primer, referensi, subjek analisis, dan referensi artikel. Artinya, data pada laman duniasantri.co digunakan dengan cara beragam pula untuk penelitian akademik. Ada yang dijadikan sebagai sumber atau data primer untuk analisis akademik. Ada yang dijadikan pendukung dalam argumen akademik dan tinjauan literature. Dan, ada pula yang dijadikan subjek analisis studi akademik.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Distribusi Berdasarkan Indeks Akademik

Sementara itu, berdasarkan indeks akademiknya, terdapat satu artikel yang dipublikasikan di jurnal ilmiah terindeks Scopus (Q1) dengan 61 sitasi, satu artikel di jurnal terindeks Scopus dengan 6 sitasi, dan dua artikel di jurnal terindeks Shinta 2 dengan 13 sitasi. Yang terbanyak dipublikasikan di jurnal lokal dan regional, berjumlah 26 artikel dengan 27 sitasi. Disusul repositori institutional sebanyak 14 artikel. Meskipun hanya satu artikel yang dipublikasi jurnal terindeks Scopus (Q1), namun dinilai memiliki dampak sangat tinggi dalam dunia akademik, dan diberi “bintang lima”. Artikel tersebut berjudul “Theology of Health of Quranic Pesantren in the Time of Covid-19.” Artikel yang ditulis oleh Baidowi dkk tersebut terbit di Jurnal HTS Theological Studies Vol 77 No 4, 2021. Yang dirujuk oleh artikel tersebut adalah tulisan berjudul “Mendadak Jabariyah” yang dimuat duniasantri.co pada 23 Maret 2020 klik di sini. 

Domain Utama Kajian

Tinggalkan Balasan