berkemas waktu,
kilau lembar tabur doa-doa
SN 115, 21092018.

MERANGKAI PILU AIR MATA DUKA
luka-luka,
air mata pengantar duka
darah memantik laksa bara
dibakar gelombang,
mentari ringkih di atas perih
jiwa-jiwa luka,
berkalang deru terbakar pedih
rebah nurani tak bersayap,
sepi mengikat selimut badai
terkapar di atas kibar doa-doa
bertanam air mata darah
Palu pilu,
luka duka petaka surga
mengalir serpihan doa
di tanah merah memeluk sajadah
Allahu Akbar!
ayat-Mu memilin satu hati
mengetuk mimpi setangkai harap
tentang kelindan cinta-Mu
di ujung mahligai firdaus-Mu
Tuhan!
seduh cium luka di batas nafiri
pada-Mu, kembali
