HAL-HAL GANJIL

*”juru peta yang Agung, di manakah tanah airku?”

kemudian senja melintasi trotoar
dan pertengkaran dimulai dengan busung dada.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

seharga apa tanah air ini direbuti
hingga rasa terbungkus bungkam suara.

dan tuhan menyaksikan dengan aneh
walau aku tahu, tapi pura-pura bodoh.

Pamekasan, 2024.

*Imajinasi yang digunakan oleh Goenawan Mohamad dalam sajak “ Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum”.

HAL-HAL GANJIL

sebab dadaku mendadak sesak
mendegup panjang riwayat
entah yang keberapa.

hari-hari dicekoki peristiwa
yang tak mengenakkan bagi asumsi
isi kepala.

aku terngangah melihat
tiga orang yang masing-masing
manyerang psikis.

tuan, mulutmu sedang direkam
jangan kau tutup
jika dipanggil oleh waktu.

Pamekasan, 2024.

ilustrasi: lukisan sudjojono, kompas.id.

Tinggalkan Balasan