Humor atau Horor Demokrasi?

Meski barangkali kita memang belum sepenuhnya keluar dari fase “feodal digital”, di mana citra lebih penting daripada substansi. Padahal, jika kita percaya bahwa demokrasi adalah ruang bagi pikiran, bukan ego, maka tawa adalah bagian dari perjuangan itu. Dan perlu diketahui bersama, meme bukan ancaman bagi demokrasi, ia justru memberikan napas baru, di tengah kebijakan yang sering menyesakkan harapan masyarakat, bukan?

Tinggalkan Balasan