Fajar mengambil air wudhu di pancuran, adiknya pun mengikuti. Kemudian kakak beradik itu berjalan meninggalkan bara api yang membakar ketela itu. Meninggalkan bara api yang juga membakar hati pemuda itu. Langkahnya tertuju ke surau. Fajar berjalan menuntun adiknya yang kedodoran memakai sarung sambil membawa oncor.
