Konsesi Tambang dan Taruhan Demokrasi NU

Ajakan Islah dari para Mustasyar adalah kompas terakhir. Islah di Lirboyo harus memastikan bahwa NU tetap menjadi milik jamaah, bukan milik korporasi. Pada akhirnya, kejayaan NU tidak akan diukur dari seberapa besar lubang tambang yang dikelolanya, melainkan dari seberapa dalam ia mampu menggali nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan untuk menjaga martabat rakyat kecil—sebagaimana teladan yang diwariskan oleh Gus Dur dan Kiai Sahal.

Tinggalkan Balasan