LUKA DI TANAH HUJAN

LUKA DI TANAH HUJAN

Di Sumatra, hujan tak lagi sekadar doa,
ia jatuh membawa luka dari bukit yang digunduli.
Akar-akar tercabut dari ingatan bumi,
sungai meluap, menagih janji yang dilanggar manusia.
Hutan yang dulu bersujud hijau,
kini rebah sebagai saksi
bahwa keserakahan lebih deras dari air bah.
Lalu mata mereka tertutup, nurani mereka tak lagi mampu mengecap pedih nya jiwa-jiwa yang tertimbun oleh luka
Manakala angka-angka dituliskan pada kayu-kayu besar,
alat tajam menebang dengan buas, saat itulah pundi-pundi rupiah menetap pada kantong pembesar.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pak, Bu
Alam tak pernah salah dalam memilih
Alam tak pernah keliru dalam bertindak
Dan alam tak akan punah meski tak ada manusia
Alam selalu berbaik hati pada kita yang tak tahu diri

ACEH, TANAH YANG MASIH BERSABAR

Puisi ini lahir dari ingatan dan kenyataan. Aceh adalah tanah yang pernah belajar tentang kehilangan, namun tak pernah lelah mengajarkan keteguhan. Di tengah bencana yang kembali datang.

Tinggalkan Balasan