Manusia Lucu, Manusia Seutuhnya

Bercanda secukupnya, jangen berlebih-lebihan. Sebab, segala sesuatu yang berlebih-lebihan tidak disenangi oleh sang Khalik. Dalam Islam tertawa itu boleh, bahkan dianjurkan agar hati tidak mati. Namun, harus hati-hati, sebab jika tertawa melampaui batas bisa menyebabkan matinya hati.

Waktu terus berlalu, jika hidup kita melewatkan waktu dengan tertawa tanpa batas, kita terlalu banyak membuang waktu. Meski dalam firman-Nya menyebutkan manusia dalam kerugian, setidaknya tidak terlalu rugi atau sangat rugi. Waktu adalah misteri, ada banyak rahasia di dalamnya. Niatkanlah segala sesuatu yang kita lalui dengan ibadah, mengandung unsur ibadah agar tidak berlalu begitu saja tanpa ada nilai di dalamnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pada akhirnya, semua pemaparan ideal tentang kehadiran manusia di muka bumi akan mengarah pada satu kesimpulan. Dengan segala fasilitas yang Allah berikan, membawa dua tanggung jawab sekaligus, menjadi manusia dan menghamba. Jadilah manusia seutuhnya, manusia yang menanggung segala beban dan beribadah kepada-Nya.

Buku ini sangat layak dibaca yang ditulis dengan ringan dan sederhana meski banyak sekali menyebutkan tokoh dan istilah dalam filsafat. Ngaji filsafat yang katanya rumit, menjadi mudah dengan dibumbui humor. Renyah menjadi bahan bacaan di waktu senggang. Dengan gaya khasnya, buku ini mengusung misi penting dan ingin menyumbang perspektif dua primer ruhaniah manusia: menjadi manusia dan menjadi hamba.

Data Buku

Buku               : Menjadi Manusia, Menjadi Hamba
Penulis            : Fakhruddin Faiz
Penerbit          : Naura Religi
Terbitan          : November, 2020
ISBN               : 978-623-424-154-7

Tinggalkan Balasan