Menjaga Bahasa Ibu Lewat “Melu Dongeng, Nyuk”

Acara makin meriah, penuh keceriaan pada sesi mendongeng interaktif dimulai. Selama setengah jam, ikatan ibu dan anak dipererat lewat tuturan cerita rakyat bernuansa lokal yang mengajak anak-anak mencintai kembali bahasa daerahnya.

Acara ditutup pada pukul 17.00 WIB, seluruh peserta, panitia, dan narasumber memanfaatkan jeda istirahat, salat, dan makan bersama hingga pukul 19.00 WIB untuk mempererat silaturahmi. Malam harinya, suasana berubah menjadi lebih syahdu dan kontemplatif dalam gelaran Semaan Puisi bersama narasumber Zaky Mubarok.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Berlangsung hingga pukul 22.00 WIB, sesi malam ini menjadi ruang apresiasi sastra tempat para mahasiswa, pemuda Karang Taruna, dan warga merenungkan kembali identitas kebudayaan serta kebahasaan lewat bait-bait puisi yang diresapi secara mendalam hingga penutupan acara.

Tinggalkan Balasan