NARASI TANAH KELAHIRAN

KOTAKU

Adakah yang bisa mengerti kotaku?
Ia terbuat dari lelehan mimpi yang usang tertikam sunyi
Bartahun-tahun lamanya, berkisah-kisah pedih dan lukanya.
Di kotaku, Hujan adalah kata-kata
Jatuh dan mengalir jadi darah, lalu menggenang jadi air mata.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kusaksikan di bawah langit yang gelap
Bermacam-macam ketakutan melayang seperti debu
Sementara ketentraman serupa matahari
Yang masih akan terbangun di pagi yang gelisah.

Di mana suara-suara yang katanya penuh cinta
Mengapa ia tak terdengar lagi?
Ataukah ia masih terlelap di pangkuan sajak-sajak
yang berkisah tentang harum kentut bidadari
yang menyeruap di jantung rembulan.

Kotaku kini semakin tak bisa dimengerti
Jalanan menjadi buntu, tanpa arah bahkan tanpa tuhan.
Tak ada lagi keramaian di bawah lampu-lampu yang gemerlap indah
Tak ada lagi kebahagiaan yang tumbuh di bahwah atap kedamaian
Nasib Kotaku serupa rumah kosong
Sunyi dan debu menyatu jadi kisah pilu.

Gajahwong 2022.

Tinggalkan Balasan